Specialist in Design, Supervision & Training of:

Dewatering,Pumping Test,PDA-PIT-Sonic Logging-Vibration Monitoring,
Pile/Plate Load Test,Soil Instrumentation,Soil Nailing,MicroPile,Grouting
Deep Foundation,Deep Excavation,Slope Stability,Ground Improvements
Geosynthetics & Other Geotechnical Works
Agent of Geotechnical & Structural Softwares:
Bentley, PLAXIS, GEO5, DC Software, RocScience, GeoSmart, NovoTech, VisualSlope, CYPE, etc

Dr. GOUW Tjie-Liong Ir., M.Eng., ChFC.

  • Senior Geotechnical Consultant
  • Chartered Financial Consultant, ChFC
  • Senior Geotechnical Engineering Lecturer/Trainer
  • Provider of Geotechnical Short Course / Training
GTL Brief Profile

My Archives

28
Feb

Saran kepada Mahasiswa Pasca Sarjana

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Education, General

Kalau boleh, berikut saya memberi beberapa saran kepada mahasiswa pasca sarjana. Jangan ambil mata kulaih terlalu banyak. Atur pace anda. Kalau benar2 mau belajar dan menguasai ilmu geoteknik.

1. Cukup max 4 mata kuliah setiap semester.

2. Ikuti semua kuliah dengan konsentrasi penuh. Begitu kuliah mulai, HP off.

3. Berpikir dan bertanya. Jangan malu bertanya. Tidak ada pertanyaan bodoh selagi kta masuh berstatus mahasiswa. Apalagi dosen dosen anda merupakan orang2 berkualitas di bidangnya.

4. Setelah kuliah ulang dan berusaha buat ringkasan. Buat ringkasan dalam power point agar bisa digunakan kelak.

5. Baca text book terkait untuk memperdalam. Jangan hanya mengandalkan apa yang diberikan di kuliah. Pakai kuliah sebagai guidance untuk menggali lebih dalam.

6. Baca makalah. Berusaha utk mengerti.

7. Dari semua yang anda pelajari, pikirkan kira kira bagaimana anda menerapkan ilmu ilmu itu ke dalam praktek atau ke dalam riset lebih lanjut.

8. Bila ada yang belum dimengerti baca lagi text book yang terkait.

9. Jangan bersikap menunggu, tetapi harus bersikap mencari dan menggali. Intinya: harus lapar ilmu.

10. Jangan egois, berbagilah dengan teman, karena dengan menjelaskan ke teman, anda juga belajar.

11. Belajar = investasi. Belajarpun perlu pengorbanan. Perlu keluar uang. Jangan pelit dalam membeli buku. Membayar pelatihan/seminar/webinar. Ikuti dengan cermat sekalipun dari yang berkemampuan lebih rendah. Karena dari mereka kita juga bisa belajar. Sekalipun belajar dari kesalahan mereka. Sambil kalau bisa memberi petunjuk bagaimana seharusnya.

12. Jangan pernah merasa sudah pandai. Apalafi sampai over-convidence. Ini akan membutakan mata dan menghambat langkah maju diri sendiri.

Belajar adalah Privileged. Sebuah keistimewaan yang tidak bisa didapatkan semua orang. Bahkan saya juga perlu memperjuangkan waktu dalam kesibukan keseharian dan berjuang melawan kecenderungan bermalas-malasan!!

Bagi saya mengajar di pasca sarjana dengan berusaha sebaik mungkin juga sama dengan belajar.

Kelak setelah lulus, tetaplah luangkan waktu untuk belajar. Hidup sampai tua, belajar sampai tua.

Salam Geoteknik

GTL, 210224

28
Feb

TANGGUL TERLEWATI AIR

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Geotechnic, Technical Information

Buat tanggul kalau tanpa survey dan tanpa pakai ilmu enjiniring ya kejadiannya spt itu. Air melewati atas tanggul. Itu namanya “crest overflow” atau “over topping”. Kalau bagian atasnya tidak kuat maka berikutnya akan terjadi “washout failure” yaitu rusaknya tanggul akibat bagian atas mulai tergerus/terkikis aliran air, lalu akhirnya bagian tersebut tanggulnya bisa hilang tersapu air.

Oh kalau gitu gampang, tinggikan saja tanggulnya, atas dan sampingnya kasih beton. Kita keluar duit. Celetuk yg punya duit.

Ups… Sebentar. Semakin tinggi tanggul dan semakin berat struktur tanggul, bila tanah di bagian dasar tidak diperiksa dan dihitung kekuatannya, tanggul bisa longsor, ini namanya harus di cek terhadap “kestabilan lereng (slope stability) “.

Apakah cukup itu saja?

Oh…masih ada. Bisa saja seluruh  itu amblas lalu roboh, itu namanya “keruntuhan daya dukung (bearing capacity failure)”.

Udeh itu saja?

Ups… Tunggu dulu… Masih ada masalah lain, saat air meninggi disisi air, air akan perlahan-lahan merembes ke dalam tanah tanggul, ini namanya “seepage atau rembesan”, bila kekuatan rembesan ini berjalan lama dan gaya akibat rembesan ini tidak dihitung, tanah yg dilalui air rembesen akan terjadi erosi di bagian badan tanggul, ini namanya “piping atau erosi buluh”, dan ujung-ujungnya? Ya tanggul roboh juga.

Itu saja? Oh ada satu lagi,  air bisa juga merembes dari bawah tanggul, tanah di dasar tanggul bisa juga tererosi, dan gaya rembesan (namanya seepage force)  di dasar tanggul, dapat berakibat daya dukung tanah dasar tanggul berkurang, dan bila mencapai batas kekuatan tanah, maka tanggul akan bergerak dan bisa roboh pada akhirnya.

Demikian penjelasan dengan bahasa sederhananya.

GTL, 210220

28
Feb

Istilah PEAK, Ultimate dan Residual Shear Strength

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Geotechnic, Technical Paper & Presentation (Others)

Kalau menurut buku terbaru (dari Atkinson kalau saya tidak salah ingat) dan saat saya kasih kuliah tamu dan dalam diskusi di HKUST (Hong Kong University of Science) sekitar tahun 2013-2105 (lupa tepatnya), shear strength atau kuat geser tanah dikategorikan sebagai berikut:

1. Peak strength

2. Ultimate strength atau critical state

3. Residual strength.

Jadi yang dulu kita kenal dengan nama residual strength sekarang dinamakan seperti nomor 2 itu.

Mengapa?

Karena katanya data test tanah menunjukkan bahwa bila tanah digeser terus hingga very large strain (> 30%?) maka stress strain curve nya akan drop lagi.

Jadi ada dua kali strain softening (drop dalam kekuatan terhadap besarnya regangan) setelah peak untuk tanah padat dan tanah OC (over consolidated).

Kalau tanah NC akan drop lagi juga setelah yang kita kenal dengan kondisi critical state. Begitu katanya.

Namun terus terang, saya sendiri belum pernah lihat data yang demikian.

Berdasarkan hal itu, kini saya lebih memilih menggunakan kata ultimate atau critical state strength yang kini juga sering disebut di buku buku standar yang relatif baru dan menghindari menggunakan kata residual strength yang banyak digunakan dibuku-buku sebelum tahun 1990an.

Salam Geoteknik,

GTL, 210220

Geotechnical & Motiviational Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer