17
Apr

PAID vs UNPAID Scientific Journal

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Education, Engineers, General, Problems of Engineers

Two thumbs up for those that are not not being pulled down into the vicious circle of the economist (money)!

In my view, it is very unreasonable to publish a research paper by paying money!! Note that some require paying over USD 1000 for a paper!

The irony is I have seen paid published paper with just an average or even poor quality. Yet good paper being rejected in good journal!!!

I see two problems: Apart from money paying problem, the other one is the attitude of the reviewers of the so-called good quality paper!

Some reviewers appear too arrogant and some even give very discouraging comments, as if they know everything and they are the only one clever!! It can be seen from the comment they made!! Example: Pressuremeter test is plotted in pressure vs volume and cannot in the form of pressure vs strain!!! What a stupid comment!!!

Being a reviewer of reputable journals myself, I always do not want to review the field that is not my expertise and try to be helpful in helping the author and avoid discouraging them!!!

Message to reviewers: Remember you are what you are today because you have been given opportunity (directly or not) by your predecessor!!! And your bright brain is not the results if your own work. It is mainly a blessing given by the Almighty!!! So please be helpful to other researchers and do not be arrogant!!!!

GTL, 210417

28
Feb

Karya Anak Bangsa

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Engineers, Problems of Engineers

Dikatakan baiknya memakai sofyware SansPro sebagai karya anak bangsa.

Baiknya begitu. Biar kita tidak selalu tergantung luar negeri. Biar karya anak bangsa berkembang dari satu ke yang lain. Mendorong anak bangsa berkarya. Walaupun di awal mungkin masih kurang canggih dibanding produk luar. Kita dukung dengan memakai produknya. Apalagi bila memang kita nyata nyata perlu produk sejenis.

Bayangkan HP, komputer,  internet, email, semua OS berikut software2nya yang kita pakai saat ini praktis dari luar negeri, terutama dari US. Bila suatu hari kata US gua stop semuanya atau dikirimi hadiah virus elektronik diam diam, mati kita deh semua.

Jangan biarkan rasa iri atau rasa tak mau kalah atau ego kita membuat kita tidak mau pakai produk anak bangsa atau bahkan lebih parah lagi bila mengecilkan atau selalu mempertanyakan, namun tidak memberi saran/solusi/jawaban positif. Hanya mempertanyakan dan hanya bertanya.

Ego boleh, mau dikenal atau mau terkenal tidak salah, bertanya boleh, mau tahu boleh, tidak bisa boleh belajar, katakan terus terang kalau memang kita belum bisa. Belum bisa bukan dosa!! Dan tidak perlu malu, karena bertanya bukan mencuri.

Jangan selalu mempertanyakan, mengatakan orang lain gagal paham, mengatakan diskusi santun, tetapi tidak sadar bahwa tulisan tulisan kita sendiri bisa saja diam diam membuat banyak orang tidak suka. Walau memang kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Karena kepala boleh sama, sama sama punya kepala, mata hidung dan telinga, namun kalan pikiran bis ajadi sangat berbeda. Kita perlu juga belajar belajar dan belajar meredam sedikit ego kita.

Akan jauh lebih baik bila setelah bertanya dan tahu kalau orang lain kurang paham atau ada kekurangan- kekurangan dalam tulisan/karya  sesama anak bangsa, yang lebih tahu lalu menambahkan dengan penjelasan penjelasannya.

Mari kita dukung sesama karya anak bangsa. Majulah Indonesia!!

Salam damai untuk semua.

GTL, 200212

28
Feb

Efisiensi Kerja – Lab Test Geoteknik lama

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Engineers, Geotechnic, News and Opinion, Problems of Engineers

Soal lamanya test geoteknik di laboratorium, memang betul, mengapa?

Kalau hasil mau bagus, test konsolidasi saja per test perlu minimal 7 hari!! Itupun test hanya max sampai 8 atau 16 kg/cm2. Padahal terbaik kalau bisa hingga 32 – 64 kg/cm2.

Test index properties, tiap sample kan mesti di oven, dan itu harus 24 jam!. Test hidrometer juga perlu waktu.

Belum lagi test triaxial, kalau triaxial UU memang relatif cepat. Test triaxial CU perlu 24 jam konsodasi dulu baru di test. Apalagi kalau triaxial CD, bisa seminggu atau lebih, makanya tidak ada lab juga yang mau test triaxial CD.

Jadi, kalau mau cepat, ya berarti alat harus ditambah, tempat kerja harus diperbesar, personel harus di tambah. Namun ada masalah lagi. Harga soil test yang dapat dikatakan sulit banget disesuaikan ke atas membuat perusahaan soil test susah invest alat baru dan orang geoteknik bermutu.

Nah disamping hal itu, soal efisiensi kerja, ada masalah besar lain yang terjadi di masyarakat kita ini, diantaranya:

1. Pemilik modal/Developer/Institusi yang mau bangun (termasuk lembaga pemerintah) dalam mengambil keputusan sering kali lama banget di proses planning nya. Setelah memutuskan, maka maunya besok semua sudah jadi.

2. Tenaga kerja kita yang tidak efisien kerjanya. Contoh disini di kompleks perumahan saya, bangun selokan cuma sekitar 200 m sudah dari September sampai hari ini tidak kelar2, itu dari pemprov. Padahal galinya sudah pakai excavator!!

Jadi efisiensi dan etos kerja di kita memang perlu dirombak besar-besaran.

Adakah kemauan untuk itu? Sanggupkah???

GTL, 210203

Geotechnical & Motiviational Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer