07
Apr

Yakin boleh, over confidence jangan.

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Code of Ethics, Engineers, General, Life

Ada yang berkata jadilah engineer yang yakin dan meyakinkan. Kata kata yang ada benarnya tetapi juga perlu dilengkapi, agar tidak terjerumus menjadi terlalu yakin akan keyakinan sendiri. Bahasa sananya jangan menjadi over confidence. Sebab over confidence akan dapat membutakan mata dan menulikan telinga.

Ingat bahwa kita bukan satu-satunya orang pandai, masih ada orang-orang yang lebih pandai dari kita. Kita juga bukan dewa, tidak mungkin kita bisa menguasai suatu bidang ilmu hingga kita betul betul tahu semua aspek ilmu tersebut, dari akar, cabang, hingga rantingnya kita kuasai.

Bagi saya, kata yakin dan meyakinkan tersebut tidak boleh ditelan bulat bulat begitu saja. Dan perlu dijabarkan sbb:

Tingkatkan kompetensi setiap hari, periksa diri apakah yang kita yakini sebagai suatu kebenaran tidak ada kekurangannya. Kita harus dapat memahami dimana kekuatan dan kekurangan kitta sendiri.

Boleh yakin dengan kebenaran kita dan berusaha meyakinkan lawan bicara. Tetapi tidak berarti kita yang paling benar. Sebab lawan bicara kita juga punya kebenaran tersendiri, walau mungkin dari sudut pandang yang berbeda.

Ingat bahwa secarik uang atau sebuah koin uang selalu terdiri dari dua sisi.

Jadi yakin dan meyakinkan boleh, tetapi juga harus pasang telinga dan mata. Karena itu alam menganugrahkan kita dengan satu mulut dan dua telinga serta dua mata. Bukan dua mulut, satu telinga, dan satu mata.

Itu pendapat saya, tidak masalah bila kurang atau tidak sependapat.

GTL, 210321

Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD

Dr. Gouw is a certified Professional Geotechnical Engineer. He has been working in the field of Geotechnical Engineering since 1984. His expertise covering geotechnical investigation, soil instrumentation, deep foundation and excavation for high rise buildings, pile load testing (Static and PDA), pile integrity testing (PIT), sonic logging test, vibration monitoring, slope stability, ground anchors, pumping test, dewatering, micropiles, tunnelling and ground improvement works, e.g. dynamic compaction, vertical drain, vibro-compaction, geosynthetic and grouting. The jobs cover more than 180 projects in Indonesia, Singapore and Srilanka. He has a great passion in the teaching and disseminating of geotechnical engineering knowledge. He serves as lecturer since late 1984. Currently, he serves as Associate Professor at Podomoro University, Jakarta for undergraduate study, and for post graduate students at Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Indonesia. He also conduct regular geotechnical training for engineers. He also chaired the Indonesian Chapter of International Geosynthetics Society since 2006. He has published 80 papers and 22 technical notes.

Geotechnical & Motiviational Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer