07
Apr

Yakin boleh, over confidence jangan.

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Code of Ethics, Engineers, General, Life

Ada yang berkata jadilah engineer yang yakin dan meyakinkan. Kata kata yang ada benarnya tetapi juga perlu dilengkapi, agar tidak terjerumus menjadi terlalu yakin akan keyakinan sendiri. Bahasa sananya jangan menjadi over confidence. Sebab over confidence akan dapat membutakan mata dan menulikan telinga.

Ingat bahwa kita bukan satu-satunya orang pandai, masih ada orang-orang yang lebih pandai dari kita. Kita juga bukan dewa, tidak mungkin kita bisa menguasai suatu bidang ilmu hingga kita betul betul tahu semua aspek ilmu tersebut, dari akar, cabang, hingga rantingnya kita kuasai.

Bagi saya, kata yakin dan meyakinkan tersebut tidak boleh ditelan bulat bulat begitu saja. Dan perlu dijabarkan sbb:

Tingkatkan kompetensi setiap hari, periksa diri apakah yang kita yakini sebagai suatu kebenaran tidak ada kekurangannya. Kita harus dapat memahami dimana kekuatan dan kekurangan kitta sendiri.

Boleh yakin dengan kebenaran kita dan berusaha meyakinkan lawan bicara. Tetapi tidak berarti kita yang paling benar. Sebab lawan bicara kita juga punya kebenaran tersendiri, walau mungkin dari sudut pandang yang berbeda.

Ingat bahwa secarik uang atau sebuah koin uang selalu terdiri dari dua sisi.

Jadi yakin dan meyakinkan boleh, tetapi juga harus pasang telinga dan mata. Karena itu alam menganugrahkan kita dengan satu mulut dan dua telinga serta dua mata. Bukan dua mulut, satu telinga, dan satu mata.

Itu pendapat saya, tidak masalah bila kurang atau tidak sependapat.

GTL, 210321

28
Feb

Karya Anak Bangsa

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Engineers, Problems of Engineers

Dikatakan baiknya memakai sofyware SansPro sebagai karya anak bangsa.

Baiknya begitu. Biar kita tidak selalu tergantung luar negeri. Biar karya anak bangsa berkembang dari satu ke yang lain. Mendorong anak bangsa berkarya. Walaupun di awal mungkin masih kurang canggih dibanding produk luar. Kita dukung dengan memakai produknya. Apalagi bila memang kita nyata nyata perlu produk sejenis.

Bayangkan HP, komputer,  internet, email, semua OS berikut software2nya yang kita pakai saat ini praktis dari luar negeri, terutama dari US. Bila suatu hari kata US gua stop semuanya atau dikirimi hadiah virus elektronik diam diam, mati kita deh semua.

Jangan biarkan rasa iri atau rasa tak mau kalah atau ego kita membuat kita tidak mau pakai produk anak bangsa atau bahkan lebih parah lagi bila mengecilkan atau selalu mempertanyakan, namun tidak memberi saran/solusi/jawaban positif. Hanya mempertanyakan dan hanya bertanya.

Ego boleh, mau dikenal atau mau terkenal tidak salah, bertanya boleh, mau tahu boleh, tidak bisa boleh belajar, katakan terus terang kalau memang kita belum bisa. Belum bisa bukan dosa!! Dan tidak perlu malu, karena bertanya bukan mencuri.

Jangan selalu mempertanyakan, mengatakan orang lain gagal paham, mengatakan diskusi santun, tetapi tidak sadar bahwa tulisan tulisan kita sendiri bisa saja diam diam membuat banyak orang tidak suka. Walau memang kita tidak mungkin bisa menyenangkan semua orang. Karena kepala boleh sama, sama sama punya kepala, mata hidung dan telinga, namun kalan pikiran bis ajadi sangat berbeda. Kita perlu juga belajar belajar dan belajar meredam sedikit ego kita.

Akan jauh lebih baik bila setelah bertanya dan tahu kalau orang lain kurang paham atau ada kekurangan- kekurangan dalam tulisan/karya  sesama anak bangsa, yang lebih tahu lalu menambahkan dengan penjelasan penjelasannya.

Mari kita dukung sesama karya anak bangsa. Majulah Indonesia!!

Salam damai untuk semua.

GTL, 200212

28
Feb

Efisiensi Kerja – Lab Test Geoteknik lama

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Engineers, Geotechnic, News and Opinion, Problems of Engineers

Soal lamanya test geoteknik di laboratorium, memang betul, mengapa?

Kalau hasil mau bagus, test konsolidasi saja per test perlu minimal 7 hari!! Itupun test hanya max sampai 8 atau 16 kg/cm2. Padahal terbaik kalau bisa hingga 32 – 64 kg/cm2.

Test index properties, tiap sample kan mesti di oven, dan itu harus 24 jam!. Test hidrometer juga perlu waktu.

Belum lagi test triaxial, kalau triaxial UU memang relatif cepat. Test triaxial CU perlu 24 jam konsodasi dulu baru di test. Apalagi kalau triaxial CD, bisa seminggu atau lebih, makanya tidak ada lab juga yang mau test triaxial CD.

Jadi, kalau mau cepat, ya berarti alat harus ditambah, tempat kerja harus diperbesar, personel harus di tambah. Namun ada masalah lagi. Harga soil test yang dapat dikatakan sulit banget disesuaikan ke atas membuat perusahaan soil test susah invest alat baru dan orang geoteknik bermutu.

Nah disamping hal itu, soal efisiensi kerja, ada masalah besar lain yang terjadi di masyarakat kita ini, diantaranya:

1. Pemilik modal/Developer/Institusi yang mau bangun (termasuk lembaga pemerintah) dalam mengambil keputusan sering kali lama banget di proses planning nya. Setelah memutuskan, maka maunya besok semua sudah jadi.

2. Tenaga kerja kita yang tidak efisien kerjanya. Contoh disini di kompleks perumahan saya, bangun selokan cuma sekitar 200 m sudah dari September sampai hari ini tidak kelar2, itu dari pemprov. Padahal galinya sudah pakai excavator!!

Jadi efisiensi dan etos kerja di kita memang perlu dirombak besar-besaran.

Adakah kemauan untuk itu? Sanggupkah???

GTL, 210203

Geotechnical Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer