03
Oct

Mengapa timbul permasalahan dalam bangunan geoteknik?

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Geotechnic, News and Opinion

Permasalahan yang dihadapi oleh para engineer adalah bukan hanya terletak pada kenyataan bahwa tanah itu merupakan material particulate yang lebih kompleks daripada beton dan baja, tetapi terutama sekali terletak pada kurang “menghormati” sang tanah. 

Tanah perlu dimengerti dan diperlakukan dengan baik, sebagaimana kita berusaha mengerti dan memperlakukan seorang ibu (wanita). Dalam hal geoteknik, ada empat aspek yang sangat perlu dicari tahu dan dimengerti:

– Profil tanah (jenis dan distribusinya)

– Letak muka air tanah (ada tidak adanya aliran air tanah, perched water table, ataupun artesian water table.)

– Prilaku dari jenis tanah yang dihadapi

– Pemodelan tanah yang tepat untuk mendesain bangunan geoteknik yang direncanakan.
Untuk itu semuanya tentu perlu uang, perlu investasi waktu. Coba tanya kepada para pemilik modal, bila mereka sangat “pelit”, apakah waktu mereka mengejar istri istri mereka mereka tidak perlu uang dan tidak perlu waktu (ha ha ha…)? Tanah juga perlu diberi modal, dan dimengerti prilakunya.
Bila kita mengerti empat hal tsb, maka “kenikmatan” menjadi milik sang engineer dan tentunya the ultimate owner and users of the construction.
Bila sebaliknya memperlakukan sang tanah asal-asalnya, sebagaimana memperlakukan anak tiri, maka tunggulah “pembalasan” sang anak tiri. Tidak percaya? Lihat kegagalan menara Sano di Pluit tahun 1991, lihat sekarang meara Saedah (?) yang telah selesai dibangun namun tak layak huni, lihat keruntuhan Nicoll highway di Singapore. Dan banyak lagi, yang karena tidak mau mengerti atau “tidak perduli” dan “tidak mau tahu” dan tahunya hanya “hemat hemat dan hemat” dalam penyelidikan tanah dan “hemat” dalam membayar engineer, akibatnya terjadi pembalasan sang anak tiri yang sangat dahsyat dan sangat merugikan.
Nah…. tell the owner of the money…
TREAT THE SOIL AS A LADY, THEN THE COMFORT IS YOURS.
TREAT THE SOIL AS A STEPCHILDREN, THE REVENGE IS WAITING FOR YOU!!
Perlakukan tanah seperti seorang wanita, maka kenikmatan milikmu.
Perlakukan tanah seperti anak tiri, maka pembalasan menantimu.

Trackback from your site.

Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD

Mr. Gouw is a certified Professional Geotechnical Engineer. He has been working in the field of Geotechnical Engineering since 1984. His expertise covering geotechnical investigation, soil intrumentation, deep foundation and excavation for high rise buildings, pile load testing (Static and PDA), pile integrity testing (PIT), sonic logging test, vibration monitoring, slope stability, ground anchors, pumping test, dewatering, micropiles, tunnelling and ground improvement works, e.g. dynamic compaction, vertical drain, vibro-compaction, geosynthetic and grouting. The jobs cover more than 180 projects in Indonesia, Singapore and Srilanka. He has a great passion in the teaching and disseminating of geotechnical engineering knowledge. He serves as lecturer since late 1984. Currently, he serves as a senior lecturer at Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia. He also conduct regular geotechnical training for engineers. He also chaired the Indonesian Chapter of International Geosynthetics Society since 2006. He has published 80 papers and 22 technical notes.

Geotechnical Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer