16
Mar

TEKNIK SIPIL kotor?

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Problems of Engineers

Ada seorang mahasiswa saya yang bilang, teknik sipil itu semakin dia lihat, terlihat semakin kotor. Mandor mengutip upah anak buahnya. Pelaksana mengutip upah Mandor. Saya bilang semua hal ada Plus dan ada Negative. Siang ada positif nya siang, ada juga negatif nya siang. Hujan ada positif dan ada negatifnya juga. Pisau bila digunakan secara negatif maka hasilnya juga parah. Sebaliknya bila digunakan secara positif bisa sangat berguna.

Yang lebih jahat, baik di dunia Teknik Sipil atau juga bisnis lainnya, adalah yang dilakukan oleh orang yang derajat sosialnya yang lebih tinggi, yang menamakan diri berpendidikan. Misalnya: Minta “komisi” halus atau kasar kalau mau dapat proyek. Atau sodok menyodok antar engineer untuk mendapatkan proyek, padahal supir bus saja punya slogan “sesama bus kota saja dilarang mendahului”. Atau “mendendang” subkon setelah tahu sumber dan knowhow subkon. Ikan besar makan ikan kecil. Padahal dia bukan binatang, melainkan manusia yang menamakan diri makhluk tertinggi derajatnya di dunia.

Anjuran saya (kalau boleh saya menganjurkan) kepada generasi muda, khususnya young engineer, anda harus punya ETHICS! Baca artikel saya di Notes FaceBook tentang “Engineer dan permasalahannya”.

Sebagai generasi muda, jangan ikut rusak, demi lingkungan dan demi masa depan yang baik bagi generasi selanjutnya. Harus berani untuk punya prinsip: Uang memang hebat. Tetapi uang bukan segala-galanya. Harus berani berjalan di JALAN LURUS, walau banyak duri menghadang. Tidak bisa memberi masih tidak apa2, yang penting JALAN LURUS. Tentunya kalau bisa memberi dan kontribusi secara positif itu lebih baik lagi.

Kalau hari ini satu berjalan lurus dan bisa mengajak satu lagi, lalu 2 mengajak 4, 4 mengajak 8, dst…. saya percaya, Indonesia akan mengalami kejayaannya di tangan tangan anda generasi muda.

Jayalah Indonesiaku!!

Tags:

Trackback from your site.

Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD

Mr. Gouw is a certified Professional Geotechnical Engineer. He has been working in the field of Geotechnical Engineering since 1984. His expertise covering geotechnical investigation, soil intrumentation, deep foundation and excavation for high rise buildings, pile load testing (Static and PDA), pile integrity testing (PIT), sonic logging test, vibration monitoring, slope stability, ground anchors, pumping test, dewatering, micropiles, tunnelling and ground improvement works, e.g. dynamic compaction, vertical drain, vibro-compaction, geosynthetic and grouting. The jobs cover more than 180 projects in Indonesia, Singapore and Srilanka. He has a great passion in the teaching and disseminating of geotechnical engineering knowledge. He serves as lecturer since late 1984. Currently, he serves as a senior lecturer at Bina Nusantara University, Jakarta, Indonesia. He also conduct regular geotechnical training for engineers. He also chaired the Indonesian Chapter of International Geosynthetics Society since 2006. He has published 80 papers and 22 technical notes.

Leave a comment

You must be logged in to post a comment.

Geotechnical Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer