Specialist in Design, Supervision & Training of:

Dewatering,Pumping Test,PDA-PIT-Sonic Logging-Vibration Monitoring,
Pile/Plate Load Test,Soil Instrumentation,Soil Nailing,MicroPile,Grouting
Deep Foundation,Deep Excavation,Slope Stability,Ground Improvements
Geosynthetics & Other Geotechnical Works
Agent of Geotechnical & Structural Softwares:
Bentley, PLAXIS, GEO5, DC Software, RocScience, GeoSmart, NovoTech, VisualSlope, CYPE, etc

Dr. GOUW Tjie-Liong Ir., M.Eng., ChFC.

  • Senior Geotechnical Consultant
  • Chartered Financial Consultant, ChFC
  • Senior Geotechnical Engineering Lecturer/Trainer
  • Provider of Geotechnical Short Course / Training
GTL Brief Profile

My Archives

07
Apr

Estimating Pile Axial Bearing Capacity by c-phi Derived from Pressuremeter Test

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Geotechnic, GTL Paper, Publication, Technical Paper & Presentation (Others)

ABSTRACT: Due to its rather brittle nature, retrieving undisturbed samples of Jakarta cemented greyish stiff clay, often found at a depth of 30 to 120m, is very difficult. Good and reliable effective shear strength parameters, i.e., c’ and f’ values, obtained from triaxial test are hardly available.  By modifying cavity expansion theory, Gouw (2017) was able to derive these effective shear strength parameters through Pressuremeter in situ test stress strain curve. It was found Jakarta cemented clay exhibiting a drained behaviour when loaded. Its effective cohesion, c’, values are linearly increasing with depths, averaging from around 95 kPa at 20 m to around 475 kPa at 100m depth, while its effective friction angle f’ values are within 20o – 30o, averaging to around 24o. The values found to be similar to the values derived from CIU triaxial compression test from relatively good undisturbed samples. This paper presents the methodology in deriving the shear strength parameters and then applying the derived Pressuremeter c’ and f’ values to estimate the pile axial bearing capacity through finite element simulation and comparing it with the commonly known SPT method applied in Jakarta.

Download full paper: Pile Capacity from PMT Data

07
Apr

No Pain No Gain

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Education, General, Motivational

Tak Ada Sukses Tanpa Kepahitan

When you see a person at the top of the Himalayan peak (to illustrate:sucess/wealth/honor), you only see the glory!

Probably, it will trigger the  eagerness (the wants inside us) or jealousy (no good) of some. But, do you know, along the way, from preparation to really climb on it, how many sweat, pain, blood and tears has shed.

Ketika kamu melihat seseorang mencapai puncak Himalaya (kesuksesan/keberhasilan/kaya/kehormatan), yang terlihat hanya kehebatannya.

Barangkali akan membangkitkan keinginan untuk ikut sukses atau iri (yang tak baik). Namun, tahukah anda, dalam perjalanannya, dari mulai persiapan hingga melalukan pendakian, berapa banyak keringat, kelelahan, perjuangan air mata dan bahkan darah bercucuran?

Tanpa sebuah perjuangan berat yang sering terasa pahit tidak akan ada kesuksesan.

Tanpa rasa pahit tak ada rasa manis!!

GTL, 210328

07
Apr

Jari Telunjuk.. Ada apa?

Written by Gouw Tjie Liong, Ir., M.Eng, ChFC, PhD. Posted in Education, General, Motivational

Soal jari telunjuk ini saya pernah mengalami sesuatu yang kena banget.

Saat itu kira2  tahun 2010, dalam salah satu pelatihan geoteknik saya, saya cerita bahwa saya pernah ditunjuk jidat2 saya oleh Prof. Balasubramaniam. Profesor saya sewaktu ambil master tahun 1987, kira kira sekitar awal Oktober 1987, setelah ujian tengah kuartal pertama (saat itu sistem kuartal bukan sistem semesteran).

Ketika itu saya dipanggil ke kantor beliau dan ditunjuk2 jidat saya dimarahi begini: “kamu bodoh, kamu selalu ngantuk di kelas, bahasa Inggrismu amburadul!”.

Saya menjawab: “ya saya bodoh makanya saya kesini sekolah lagi, saya ngantuk gara2 mengerjakan tugas2 prof dan 3 dosen lain yang seabrek-abrek. Untuk jawab satu pertanyaan prof dan 3 dosen lain, saya harus mencari dan membaca beberapa buku di perpustakaan baru bisa menjawab. Baru bisa tidur jam 3 pagi dan kelas Prof atau kelas lain sudah mulai lagi jam 7 pagi!!”

Langsung dipotong beliau: “Saya tidak perduli, itu urusanmu! Yang saya tahu alam memberi semua orang 24 jam, baik itu putih, hitam, kuning, kaya, miskin, bodoh atau pintar, tinggal bagaimana kamu memanfaatkan 24 jam waktumu!! Kalau kamu tidak suka sekolah siap memberimu tiket untuk pulang ke negaramu! Jangan lupa kamu disini dibayar untuk belajar! (catatan: saya dapat bea siswa penuh) Di luar sana banyak orang yang siap menggantikan kursimu!!”

Pahit, kesal, capek, sedih bercampur aduk! Sebuah perjuangan berat selama 20 bulan yang disertai kehilangan berat badan 5-6kg dan dengan cucuran air mata. Makan kubatasi. Kalau uang sekarang kira kira hanya Rp. 15.000/hari demi menghemat untuk support anak dan istri dengan bea siswa yang kalau uang sekarang hanya kira kira sebesar Rp. 1.580.000/bulan. Namun TEGURAN prof Bala membuat saya lebih sadar akan arti sebuah manajemen waktu dan arti sebuah perjuangan dalam menguasai ilmu. Ternyata kemudian dari teman-teman kita tahu bahwa kami 23 orang seangkatan dari perbagai negara, semua kena teguran beliau di tengah semester pertama. Itulah cara beliau mendidik, keras, namun penuh arti.

Saat saya lulus, beliau memanggil saya kembali dan berucap: “Selamat Gouw, kamu adalah salah satu dari murid terbaik saya selama ini, saya anjurkan kamu utk terus sekolah, bakat analisa mu sangat bagus. Setiap saat kamu memerlukan rekomendasi saya, saya siap menulis untuk kamu.”

Terima kasih prof, sebuah pelajaran dan teguran yang di awal terasa pahit dan mengesalkan namun berakhir sangat berharga.

Sampai sini saya mengakhiri cerita saya.

Lalu apa hubungannya dengan jari telunjuk?? Di akhir cerita saya itu, salah satu peserta tiba-tiba nyeletuk: “Bagus Pak ceritanya. Tapi jari bapak jangan menunjuk ke arah saya dong!!”.

Rupanya, tanpa sadar saking seru bercerita, saat mengatakan jidat saya ditunjuk-tunjuk Prof. Bala, jari telunjuk saya menunjuk ke peserta itu!!

Sejak saat itu, bila bercerita dengan menunjuk, maka saya selalu mengarahkan telunjuk saya ke jidat saya sendiri!!!

GTL, 210328

Geotechnical Course

  • Soil Mechanis
  • Soil Investigation
  • Foundation Engineering
  • PIT, PDA, Sonic Logging
  • Slope Stabilization
  • Geotechnical Instrumentation
  • Deep Excavation
  • Ground Improvement
  • Geotechnical Instrumentation
  • Earthquake
  • Liquefaction Analysis
  • Application of Geotechnical Software
  • Other Geotechnical Course

Learn more

Motivational Course

  • Cultivating Engineering Judgment
  • The Problem of Engineer
  • How I Present Myself
  • Light Up
  • Toward Successful Engineering Career
  • Pressure lead to Success
  • The Up and Down of My Life
  • Theory of Emptiness
  • Turning Thought into Reality
  • Young Engineer