Hai generasi muda, bila kalian bermain game lebih dari 2 jam sehari, sadarlah bahwa kalian sudah jadi KORBAN pencipta game.
Ketagihan game sama rusaknya dengan ketagihan narkoba!!!

Coba hitung berapa jam hilang dalam 24 jam hidupmu dalam bermain game. Jangan banyak alasan!!! Kalau anda mulai mencari cari alasan membenarkan diri untuk main game lebih dari 2 jam sehari, maka itu artinya kalian sudah jadi KORBAN KETAGIHAN NARKOBA MODERN BERNAMA COMPUTER/INTERNET GAMING!!!

Sebagian dari anda yang muda muda mungkin TIDAK SUKA dan langsung akan bereaksi. Membantah bahwa saya kuno. Bahkan membantah dan mengatakan: “Tanpa Game saya bisa mati!!”. (Maaf saja, mati saja sekalian!!)

Tapi kalau boleh saya saran: Baca 3x, endapkan, dan renungkan.

Anak muda harus berani berpikir dan bertindak KRITIS TERHADAP DIRI SENDIRI. Bersikap terbuka dan berkepala dingin, menampung, menimbang dan memikirkan pendapat / teori / tindakan orang lain dan diri sendiri. Memakai otak secara jernih.

Lalu harus BERANI MENGAKUI KESALAHAN DIRI SENDIRI. Dan tidak hanya pandai dalam mencari-cari alasan untuk pembenaran diri. Karena kalau anda selalu bereaksi dengan mencari-cari alasan untuk pembenaran diri, atau bahkan lebih jelek lagi berusaha menyerang balik. Maka itu artinya anda membuat tembok tinggi terhadap kemajuan diri anda sendiri.

Setelah berani mengakui kesalahan diri sendiri, harus lalu berusaha SELALU MEMPERBAIKI DIRI dan MENCARI KEBENARAN yang HAKIKI. Bukan kebenaran yang membenarkan diri sendiri.

Ingat semakin tua semakin sulit mengubah diri. Pohon selagi tunas muda bisa dengan mudah dipindahkan, setelah besar, tua dan berakar dipindahkan akan sangat sukar dan bahkan bisa layu dan mati.

Saya pun bukan orang yang hebat, bukan orang yang baik, bukan orang yang pandai, apalagi sempurna. Sayapun sering malas, sering ingin yang enak-enak saja. Namun saya berpiir harus MENDISIPLINKAN DIRI. Dan perlu selalu belajar dan belajar, belajar memperbaiki prilaku diri dan memperbaiki pengetahuan dan tindakan saya sehari-hari.

Terlalu banyak di dunia ini untuk dipelajari. Namun terlalu singkat waktu yang kita miliki.

Bermain itu boleh, relax itu perlu, tetapi hidup harus memiliki PRIORITAS dan DISIPLIN DIRI. KESEIMBANGAN HIDUP sangatlah perlu.

Percayalah, tulisan itu ungkapan hati seorang ayah, seorang guru dan seorang dosen yang menangis dan sangat terluka hatinya karena melihat anak muda didekatnya menghabiskan waktu terlalu banyak dalam internet gaming.

GTL, 5 Feb 2017